Sabtu, 15, November 2008 kemaren, aq liat audisi idola cilik 2, lucu-lucu, banyak juga yang suaranya bagus, ada juga anak-anak bule yang ikut ndaftar. Dari 12.688 total peserta audisi, aq cuma ngeh sama cewek yang namanya Agni Tri Nubuwati.
Entah ada aura apa dari dia, tiba-tiba aja aq mlongo liat Agni, aq cuma mbatin, “Gila,..Ampun,..!”
dah titik. Jauh ribuan kilo dr TV aq, Duta dan mama ira juga mlongo,…
Ada yang salah dengan Agni? kayaknya tidak, cm kita para penonton yang “mati” karena dia.
Agni datang pake celana panjang, t-shirt kuning berkerah, dan gitar. Rambutnya dikucir, cuma itu, tanpa make-up. kasual banget.
Begitu masuk ruangan audisi, dan belum sampai ngapa-ngapa, Duta yang sempat mlongo langsung ngomen, “Agni, kamu kliatan asik banget!”.
mama ira menatap kuat, sependapat sama Duta.
Agni cuma senyum, simpel, sesimpel bibirnya yang tipis, maniiiis sekali.
Dia nggak bisa bohong kalau dia tomboy, tomboy yang anggun, alami sekali dan tak ada yang dibuat-buat.
Dia tomboy yang nggak cowok banget, dalam ketomboyannya, gak ada unsur kecewekaannya yang tertinggal.
Ketika dia mulai akan menyanyi, semua kru diam, jemarinya memetik gitar dengan pelan, begitu damai.
Mama ira dan Duta terpaku.
Benar-benar dari hati dia bernyanyi, soulnya dapet bgt.
Dia amat menikmatinya,
begitupun dengan yang menyaksikan.
penuh arti dia bernyanyi, dan masih fokus pada petikan gitar kesayangannya.
kata Duta, gitar itu sekan penuh arti buat Agni.
di tengah suaranya yang berkarakter ketika bernyanyi dan memainkan gitar, mama ira dari kursi juri berujar,
” tolong lihat kamera dan senyum sayang!”
Tanpa kehilangan kendali pada kontrol performancenya, dia tanggap apa yang diminta mama ira, seketika wajahnya diangkat, meniggalkan gitar, jari kirinya masih lincah menari-nari diantara kunci tanpa pengawasan matanya.
kepada mama ira dan ke arah kamera, dia tersenyum tipis penuh makna dan daleem bgt.
jutaan pasang mata yang mungkin siang jam setengah dua itu mentengin RCTI, menjadi saksi atas pancaran pesona yang hanya tersaji tak lebih dari 3 detik itu.
saat pembagian raport hasil audisi idola cilik 2 tahap awal itu, dia barada di tengah berasama kawan-kawan sesama peserta audisi.
setelah hitungan ketiga, semua peserta membuka raport, semua diam, tak ada apa-apa di dalam raport mereka,
Agni diam, mematung beberapa detik, hidungnya mulai lembab dan berair, sedang di matanya hampir tumpah, nafasnya tersenggal,
sesenggukannya makin manjadi-jadi. Dia tak percaya, berdiri di antara kawan-kawannya yang juga sedang berusaha sekuat mungkin mengontrol emosi setelah melihat hasil.
Tangan kanan Agni dengan gemetar mengambil sesuatu yang ada di raportnya.
Sebuah bintang berwarna ungu.
Dihampirinya sang ibu, mereka berpelukan, masih di depan kamera yang mengejar dan menyorotnya. dia masih terisak sedu.
Dia meninggikan kepalan tangan ke arah kamera, dia ingin seluruh pemirsa idola cilik dari sabang sampai merauke melihat dia baru saja membuktikan kemampuannya.
kali ini begitu nampak gagah,air yang keluar dari mata tomboynya, tetap terlihat anggun bagi dia.
Terimakasih atas kunjungan Anda di Blog ini, sebagai hadiah, saya berikan GRATIS tiket seminar Financial Revolution Tung Desem Waringin, selama 3 hari senilai Rp4.933.500
**Source Picture http://nadya.web.id
Artikel Terkait:
Idola Cilik For Sale
Idola Cilik Karena Pemirsa Juga Juri
Kambing Hitam Lagu Anak Idola Cilik