SEO (Search Engine Optimatian) dan PPC (Pay Per Click) merupakan cara paling basic untuk mendatangkan rubuan pengujung ke situs kita. Walau saat ini ada banyak cara baru menarik trafick, jurus SEO dan PPC tetap tak tergantikan khasiatnya.
Pengertian SEO & PPC oleh “jumhur” internet marketer diartikan dengan sangat simpel, yaitu:
SEO: Jurus mencari visitor tanpa keluar modal (gratis) namun perlu banyak waktu untuk optimasi.
PPC: Jurus mencari visitor secara instan namun perlu keluar modal.
Cara kerja SEO adalah mengoptimalkan situs kita agar bisa menempati urutan teratas di Google dengan kata kunci yang kita inginkan. Cara ini tidak membutuhkan biaya sepeserpun. Kita hanya perlu menyeting konten situs kita dan mencari link balik dari situs lain menuju situs kita.
Selain cara tersebut masih ada banyak cara untuk mengotak-atik SEO. Namun dengan hanya mengoptimalkan setingan konten dan mendapat banyak backlink dari situs lain, situs Anda sudah cukup baik unuk ditempatkan di urutan teratas hasil pencarian oleh mbah Google.
SEO sendiri adalah cara favorit yang saya pakai untuk mendatangkan trafik. Tanpa keluar modal sedikitpun, blog saya rata-rata mendapat kunjungan 120 visitor per harinya. Jumlah tersebut jelas sangat baik untuk saya karena visitor tersebut datang dengan sendirinya tanpa saya keluar biaya. Meraka datang setelah melihat situs saya berada di urutan teratas ketika mengetikkan kata kunci tertentu di google.
Di tahap ini saya sudah terlena dengan jurus SEO yang saya jalankan layaknya sedang bermain game, sungguh mengasyikkan.
Tapi pada klimkas keasyikan saya memainkan SEO, ada satu titik balik yang mempertanyakan “kewarasan” saya. Yaitu sebuah kesadaran penuh yang memutlakkan saya untuk pindah aliran dari jurus SEO ke PPC. Tamparan macam apa yang berani membangunkan saya dari mabuk SEO?
Bukankah SEO itu mengasyikkan? Sedang PPC itu memboroskan? Ini dia kesalahan terbesar saya sebagai internet marketer: Tidak open minded terhadap sesuatu yang tidak saya sukai.
Faktanya: jurus PPC memiliki efek bomber dalam mendatangkan trafik yang belum pernah bisa saya tembus dengan jurus SEO.
Mengenaskan, betapa hari-hari saya jalani dengan penuh keborosan tanpa ampun. Ya, bersabar mendatangakn trafik, bahkan sambil “kucing-kucingan” dengan Google merupakan keborosan yang membuang waktu-waktu mahal saya.
Sedangka di PPC, ada 2 hal BESAR yang saya sepelekan, yaitu:
- Kecepatan yang bisa mendtangkan banyak pengunjung dalam hitungan menit,
- Target pengunjung yang kita tentukan sejak awal.
Tentu usaha mati-matian saya menjalankan jurus SEO selama 1 bulan, bisa dilibas habis dengan jurus ppc dalam hitungan menit. Bila saya kekeuh keasyikan ber-SEO ria karena gratis, mungkin membutuhkan waktu lama berbulan-bulan untuk situs saya menghasilkan penjualan.
Seperti inilah sikap Sembrono saya. Kenyataannya pesaing saya justru berinfestasi memasang iklan ppc dan situs mereka dibanjiri pengunjung dengan seketika. Bisa jadi sebagian pengunjung tersebut adalah calon customer saya. Mereka tak jadi membeli produk saya karena mereka sudah kedahulan mendatangi situs yang muncul dari iklan ppc.
Kira-kira siapa yang diuntungkan?
Tentu mereka yang beriklan dan mencuri start dan membabat habis customer hingga tak memberi sisa untuk marketer aliran SEO.
Lantas, seberapa besar resiko kerugian pemain ppc bila iklan mereka tidak balik modal?
Ini pertanyaan penting, Resiko bisa diminimalisir, bahkan dihilangkan bila kita tahu strategi beriklan dengan cerdas dan PASTI UNTUNG!
Jujur baru kali ini saya menemui sebuah situs yang efektif “MENAMPAR” saya berkali-kali untuk saya menyadarkan saya dari mabok SEO.
Saya berani bertaruh, siapa saja marketer yang takut mengeluarkan modal untuk beriklan di PPC, akan dengan seketika berbalik arah kemudian cinta mati dengan aliran PPC ketika mempelajari strategi ini.
Startegi tentang menghasilkan Rp62.000.000 melalui ppc ini dikupas detail, spesifik sebanyak 18 ebook, dan dipaarkan begitu “seksi” oleh si penulis.
Setelah Anda mempelajari trik “kurang ajar” ini, anda akan mengalami brain storming diserang ide yang tak habis-habisnya untuk menghasilkan income di internet dengan segera. Ini yang juga saya alami saat itu.
Saya bahkan capek ngotak-atik SEO hanya untuk mencari pengunjung dan belum tentu menghasilkan penjualan.Kerja keras saya selama 1 bulan kadang tak berbuah apa-apa.
Sedang di startegi baru PPC ini, saya hanya butuh 4 hari untuk mendapat royalty dari bisnis baru saya.
Ketika banyak teman bertanya tentang mencari uang di internet, saya tak lagi bingung menjelaskan konsep dari A-Z. Saya hanya akan menujuk satu situs ini : http://www.kampusppc.co.nr
Selamat mengalami Brain Storming dengan tutorial “kurang ajar” itu!
Salam hangat,
Lutfi Syraifudin