RSS

Category Archives: Tausiyah online

Degradasi Pasca Ramadhan

Sebulan sudah kita belajar untuk meningkatkan kemapuan menahan hawa nafsu. Maka setelah hari kemenangan ini, tentunya kita sudah terlahir kembali menjadi sosok suci yang mampu berusaha kebal terhadap godaan-godaan setan.

Hari kemenangan bisa diartikan sebagai hari kemerdekaan. Tapi lain dengan hari kemerdekaan Negara kita yang jadi momen memberi grasi untuk membesakan para koruptor dari balik bui. Sedangkan kita, apakah juga turut membebaskan syaitan yang bulan Ramadhan lalu sudah dibelenggu? Tentu saja tidak.

Kita yang masih muda ini memang identik dengan keperkasaan dan tahan uji. Maka alangkah baiknya bila keperkasaan itu kita diksikan pada keperkasaan mempertahankan kestabilan iman pasca Ramadhan. Memang, Ramadhan punya pengaruh besar dalam mengkondisikan iklim nuansa keimanan kita. Namun bukan berarti akhir Ramadhan adalah akhir dari masa-masa kekhusyu’an. Justru Ramadhan adalah sarana menaikkan level keimanan kita supaya lebih punya imunitas terhadap godaan syaitan.

Banyak amalan yang memang khas dilakukan di bulan Ramadhan saja, seperti shalat tarawih, puasa wajib, I’tikaf dan lain sebagainya. Tapi ada juga kebiasaan Ramadhan yang patut kita teruskan di bulan-bulan berikutnya. Seperti ritme kebiasaan mengamalkan sikap sabar, menahan nafsu, menghindari dosa, menghindari gossip ngomongin kejelekan orang dan bermepati kepada lingkungan sekitar misalnya.

Jangan sampai pelatihan selama 1 bulan lalu mengalami degradasi berupa penurunan kualitas iman kita. Kalau istilah ngetrennya oleh para aktivis masjid, kasus degradasi iman ini disebut “Futur”. Arti simple kata “futur” adalah berhenti setelah berjuang.

Memang di hari kemenangan ini, perayaan bulan syawal kadang identik dengan hiburan-hiburan yang tak jauh dari beraroma maksiat. Tapi buat kita, syawal sama seperti arti dalam bahasa aslinya, yaitu peningkatan. Maka di bulan kemenangan ini mari kita tunjukkan diri kita yang udah lahir kembali menadi sosok yang bersih. Tunjukkan bahwa satu bulan lalu kita tak hanya menahan haus dan lapar, tapi kita memang digojlok habis-habisan untuk siap tempur melawan godaan syaitan.

Lutfi Syarifudin

 
1 Comment

Posted by on September 13, 2010 in Tausiyah online

 

Tags: ,

Tausiyah Online 3: Bertanya dan Jawablah

Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh..

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang memberikan bekal keimanan kepada kita, yang mana keimanan itu merupakan jaminan kita untuk memasuki pintu surga Nya.

Sholawat serta salam semoga selalu tercurah kepada nabi Agung kita, Nabi Muhhammad bin Abdullah, yang sudah pasti akan kita nantikan syafaatnya di hari kiamat kelak.

Ayuhal Blog Walker Rahimakumullah…

tausiyah ini merupakan edisi ke 3 dari 4 edisi yang kakak jadwalkan di bulan Ramadhan ini.
Dan kali ini kita bersama akan membahas tentang suatu sikap kecenderungan manusia untuk selalu bertanya kepada diri sendiri.

sebelum kakak lanjutkan, kakak mau tahu, pernah gak kalian bertanya kepada diri sendiri?…
hayooo pernah gak?…

awas kalo ngaku belum pernah, padahal beberapa detik lalu kalian sedang mbatin dan bertanya kepada diri sendiri.. hehe

ok gini dek..
pembahasan kita masih seputar kesehatan hati,
bertanyalah sebanyak-banyaknya dan jawablah dengan jawaban terbaik….

ex:
1.Kenapa aku gemuk,
2.kenapa kulitku item,
3.kenapa temen sebangku lebih tajir,
4.kenapa ortuku cerai,
5.Kenapa di tasik ada gempa dan di sini gak,
6.kenapa utangku banyak,
7.kenapa anak tetangga nakal banget
8.Kenapa tadi malem aku ditraktir orang,
9.kenapa aku ketinggalan berangkat ke Bandung..

dll…………..

Yup pertanyaan macam itu, pertanyaan yang seenggaknya nyenggol ke kehidupan kita.
sedang untuk jawabannya, Tentu semua merupakan hikmah yang Allah berikan untuk kebaikan kita.

ingat prinsipnya,

*kalo kita ngejar Ridho Allah, kita juga harus Ridho terhadap apa yang ditetapkan Allah kepada kita.
*Kalo kita mencintai Allah, kita juga harus cinta kepada tubuh kita yang diberikan oleh Allah apa adanya.

di samping kesempurnaan yang dimilik orang lain, bisa jadi mereka tidak bisa menikmati ketentraman hati yang kita miliki.

Mungkin bila kita (menganggap) ada yang kurang dengan diri kita, di situlah kita diingatkan, bahwa tempat kita meminta hanyalah kepada sang pencipta. tak ada yang lain lagi.

Dengan Allah memberikan bermacam-macam anugerah berbeda kepada tiap-tiap orang, kita semakin melihat anugerah ini tak ada yang sama.
Maka dari situlah kita sadar bahwa kita butuh meminta. Banyak meminta kepada Allah merupakan salah satu bentuk usaha mendekatakan diri ke pada Nya.

Karena dari situ kita benar-benar mengakui kekuasaan Nya.

Sedang merasa tak buituh lagi terhadap anugerah lain dari Allah, bisa menjerumuskan kita pada sifak munafik, yaitu tidak mengakui bahwa Allah maha Kaya.

Sebanyak apapun seluruh makhluk beribadah kepada Nya, tak akan menambah sedikitpun keseumpurnaan kerajaan Nya,

Sebanyak apapun seluruh makhluk meminta kepada Nya, tak akan mengurnagi sedikitpun dari kesempurnaan kerajaan Nya.

Dan marilah kita simpulakn bersama-sama hikmah dari semua ini, mengapa kita dan orang lain mendapat kehidupan dan anugerah yang berbeda-beda.

Supaya kita banyak mengambil hikmah, dan bila merasa mengharap kebutuhan lain, kita semakin mengakui kekuasaan Nya.

Semoga apa yang kakak sampaikan di sini bermanfaat bagi kalian semua, bila ada salah kata kakak mohon maaf,

wabil taufiq wal Hidayah,
Wassalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barkatuh….

NB:
Tausiyah ini sifatnya bebas, silahkan proaktif untuk memberi nasehat balik bila ada kesalahan.

Salam Hangat

Lutfi Syarifudin

 
Leave a comment

Posted by on September 24, 2009 in Tausiyah online

 

Tags:

Tausiyah Online 2: Rich Heart -Poor Heart

assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh..

Ayuhal Blog walker Rahimakumullah,…
maaf tausiyah edisi 2 kali ini datang telat, soalnya belakangan kakak fokus nuntasin kerjasama kontes SEO (Search Engine Optimation) untuk naklukin mbah google. Alhamdulillah, blog yang kakak garap masuk 15 besar urutan teratas di antara 32,900,000 situs kompetitor, amazing…tapi melelahkan, mohon doanya moga semakin beranjak naik..

untuk tausiyah edisi 2 kakak bawain tema Rich Dad, Poor Dad=> Rich Heart, Poor Heart aja..

kakak pake tema ini untuk disambungkan ke tindakan memonitor hati untuk dicek fleksibelitasnya di hadapan Allah SWT. Yaitu manakala kita sedang diberi cobaan, apakah kita sudah bisa bersabar, dan bila kita diberi rizki lebih, sudahkah kita bersyukur?

ada 2 statement yang kakak sendiri masih merenungkan, yaitu:
1.Sebaik-baik nikmat adalah ujian
2.rizki yang datang belum tentu nikmat, namun biosa jadi itu adalah cobaan.

Well, dari 2 kalimat itu kita pasti tahu arahnya ke mana kan?
yup,..betul sekali, arah dari kalimat itu menuju ke 2 kata: Sabar & Syukur.

Sabar & syukur punya peranan teramat penting pada 2 kondisi yang berkebalikan,
yaitu kondisi yang dialami orang2 miskin dan orang2 kaya.

menurut kalian, mendingan jadi orang kaya atau orang miskin?

jawabannya, tergantung gimana kondisi hati kita? kalo kita sulit jadi orang yang bersyukur & pelit, ya gak pantas diberi rizki oleh Allah, kalo Kita sulit untuk sabar, ya dia gak pantas dapet cobaan berat.

Padahal, cobaan itu gak akan pernah meleset dek,..

Allah sebagai sang Khalik (pencipta) jelas paham banget apa yang ditetapkan utnuk hamba Nya.
Dan Allah tak akan pernah salah,
rizki kita memang segitu, tak akan pernah diambil orang lain, karena memang sudah segitu yang ALlah tetapkan. kalaupun kita mendapat banyak barokah, ya karena ALlah sudah menetapkan untuk kita.

Tidak ada koq istilahnya, jatah rizki kita diembat orang lain, itu semua sudah ada di catatan lauhfil mahfudz.

Termasuk cobaan yang kita hadapi, memang segitu porsi yang ditetapkan oleh Allah, Dan ALlah tidak menambah2i selain kadar porsina yang ALlah sudah tetapkan bagi kita, kecuali kita sendiri yang merasa sok berat.

So, jadi gimanapun kondisi kita, berkecukupan / kekurangan, itu semua adalah yang terbaik bagi kita.
bila kita diberi kecukupan & kesehatan dibanding yang lain berarti kita Allah sedang menguji kita untuk dijadikan sebagi hamba yang bersyukur.

Kalo kita sedang mendapat musibah, itu artinya Allah sedang meninggikan derajat kita, karena cobaan itu datang tak akan melampaui kesanggupan hamba Nya. kalau cobaan itu kita rasa lebih verat dibanding yang dialami orang lain, itu artinya, derajat kita lebih tinggi dari orang lain.

Beginilah semestinya sikap seorang hamba, harus selalu memgang prinsip khusnundhon terhadap ketetapan Allah.

Yang kakak pesankan, Bila kita ingin mengharap Rindho dari Allah, maka kita harus lebih dulu ridho terhadap yang Dia tetapkan terhadap kita.

Mungkin ini dulu yang kakak sampaikan, bila ada kekurangan kakak mohon maaf, dan berharap sekali untuk diberi tausiyah balasan oleh kalian,

Jazakumullah, wa bil taufik wal hidayah..
wassalaamu alaikum wa rahmatulahi wa barkatuh

Salam Hangat

Lutfi Syarifudin

 
Leave a comment

Posted by on September 24, 2009 in Tausiyah online

 

Tags: , ,

Tausiyah Online 1:Wanita keren.. Mulia dan Berharga

Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh…

Ayuhal blog walker Rahimakumullah…
adek-adek yang seger walow lagi puasa,..

Tausiah kali ini kakak ambil tema tentang kewanitaan yah!
dalam agama islam pembahasan tentang wanita sangatlah luas dan spesifik, bahkan di toko buku kakak, buku fikih wania tebelnya nggak ketulungan, lebih tebel dari kamus enggres.
yah itulah pelajaran yang mestiya masih luas untuk kita pelajari…

Kita?…iya
termasuk kakak butuh mempelajari ilmu-ilmu kewanitaan.
kakak ingat jaman dulu pas kakak masih skul di asrama, di PM Assalaam Temanggung.
kakak diprotes sm temen cewek gara-gara kakak baca bukunya Dr.Aidh AL Qarni yang judulnya
“menjadi wanita paling bahagia”.
dia bilang gini;

R: “lut kamu tu cowok koq baca buku cewek, mo jadi wanjita paling bahagia?”

L: “yee..100% aq cow tulen,..justru itu, ntar istriku ya 100% cew tulen.. aq butuh ilmunya, biar gak kliru & gak salah pilih..”

R: LOL..&%^$#…….

pokoknya dulu gitulah… intinya kakak butuh belajar pelajaran kewanitaan dengan alasan yang sangat prinsipil..
jadi gini dek…

kakak mo tanya dijawab yg jujur ya! kalo gak jujur puasa kalian gak mutu…

pertanyaannya gini; PILIH MANA, MENDING JADI CEW MAHAL ATO MURAH?

jawabannya mending yg mahal kan?
awas kalo milih yg murah, tak lempar HP kalian…hehe

Ok, kakak awali dengan satu cerita nyata yg based on true story bgt..

suatu malem, agak malem bgt, kakak pulang ke rumah, samping kakak ada cew (sok ) cantik yg juga abiz bepergian, di deket kebon ada 3 cow nongkrong, ngrokok, tampang preman ( tp preman gak berwibawa dan kurang modal )..
tau ndiri apa yg mrk lakukan… apa lagi kalo gak nggoda si cew (sok ) cantik samping kakak itu.
mrk gak cuma nggoda, bahkan minta foto bareng…

tp mrk gak berhasil dpt apa2…krn si cew minta tolong ma kakak
( jane ada crita aroma super heronya, tp gak usah dicritain…he)

stlh preman2 gemblung gak berwibawa dan kurang odal itu pergi, dan si cew bs diselamatkan…
kakak tanya;

L:”kamu suka gak digangguin ma org2 itu?”
N:”Ya enggak lah?..ngapain sih tanya gituan..?”
L:”makanya bla..bla..bla….”

adek2,.. apa pendapat kalian ttg cew tsb?…

kalo kita ambil pelajarannya, jadi inget nasehatnya bang napi… kejahatan itu gk cm dtng dr niat pelakuanya, tp jg krn ada kesempatan.. berdoalah-berdoalah! ( eh wapadalah ding…)

so gini dek, jane kaum adam, termasuk preman gak wibawa dan gak modal td, mungkin gak da niat gangguin cew (tp niat gangguin nenek2…haha ya gak lah..).
tp krn ada cew sok seksi lewat ya… diembat aja…

lagian si cew tsb jg mau diganggu koq…

walaupun secara verbal dia ngakunya gak suka digangguin, tp dlm niatan dari penampilan, sikap dan make upnya bener2 MINTA….

dia menjajakan lekuk tubuh dan keseksiannya dgn gratis… (kasian suaminya kelak, dia dah jd org kesejuta yg menikmati keindahan istri model beginian… )

sebenarnya agama kita sudah mengajari untuk perlindungan seperti ini,
Allah sang pencipta, jelas tahu apapun kondisi makhluk Nya, dia juga gak akan pernah salah mengatur makhluk ciptaan Nya, termasuk perintah untuk menutup aurat…

ada hikmah2 terbaik yang bertujuan untuk menyayangi Hamba Nya,
Dia maha penyayang… tak akan rela Hamba Nya dihinakan.

tapi, kadang, wanita malah kurang bisa menghormati kemuliaannya sendiri dan bertindak diluar batas.

jangan kalian menghianati kasih sayang Nya…
bahkan ketika tidur pun kalian selalu dijaga, pada tiap tarikan nafas terjaga.

so, mulai detik ini, marilah kita kembali kepada Nya.
jangan hianati Dia, kita saling menasehati,

mungkin ini dulu yang bs kakak sampaikan…
semoga kita dipertemukan oleh Allah dalam kasih sayangnya…

Salam hangat

Lutfi Syarifudin…

NB: besok masih ada tausiyah lagi,
dan tausian ini sifatnya interaktif, kalian boleh aktif mengirim nasehat kepada sesama dan bebas ngomen saling emberi nasehat.

 
Leave a comment

Posted by on September 24, 2009 in Tausiyah online

 

Tags: , , ,

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.