RSS

Ini ucapan Nuron wahid saat di acara ILC tempo hari

Ini ucapan Nuron wahid saat di acara ILC tempo hari

 

“Bapak ibu sekalian yang kami hormati. Umat islam memang biasa ramai. Ramainya umat islam itu selalu diramaikan dua hal. Kalau tidak salah paham, pahamnya salah. Selalu itu aja.

Saya ingin menegaskan di sini yang namanya teks apapun itu bebas tafsir, bebas makna. Yang namanya Alquran yang paling sah untuk menafsirkan yang paling tahu Alquran adalah Allah bukan Majelis Ulama Indonesia, bukan Ahmad Dhani, bukan Daniel Simanjuntak, saya atauapun Hamka Hak.

“Alhaqqu Mirobik” kebenaran itu datangnya dari Allah SWT. Itu adalah ilmu tafsir. Yang paling tahu tentang teks adalah orang yang membuat teks itu sendiri. Dalam ilmu sastra, mas Fadli senior saya di UI ada namanya proses kreatif, yang paling tahu makna puisinya Taufik Ismail, ya Taufik Ismail. Bukan kita menerjemahkan seakan-akan.

Karena itu Kyai-Kyai saya guru-guru saya ulama saya dulu ketika memaknai Alquran saya ngaji tidak pernah mengklaim dirinya paling benar. Selalu ditutup dengan satu kalimat “Wallahu a’lamu bimurodihi”. Bahwa Allah lah sesungguhnya yang paling tahu tentang maknanya bukan orang lain. karena itu kalau menjadi ulama, menjadi Kyai mengutip Alquran jangan hanya mengutip dengan surat Alquran yang terjemahan.

“Barang siapa yang belajar Alquran tanpa guru, gurunya syaitan.” Multiiinterpetasi. Yang paling tahu apa yang disampaikan si Bu Yani ya si bu Yani. Guntur bebas menafsirkan, karena itu perlu tabayun malam ini dia menjelaskan, maksud saya gak seperti itu.

Yang paling tahu apa yang disampaikan Ahok di Pulau Seribu ya Ahok. Bukan orang lain. Itu ilmu tafsir, ilmu teks. Karena itu dia tabayun menjelaskan dia minta maaf tak pernah bermaksud menyakiti umat Islam, “Saya tak pernah bermaksud melakukan seperti itu.” Itu dilakukan

Pertanyaan saya, saudara saya Nasir Djamil tadi mengatakan perlu tabayun, Majelis Ulama Indonesia hari ini membuat keterangan seperti itu yang katanya dijadikan lisensi, apakah sudah melakukan tabayun kepada Ahok atau memanggil Ahok? maksudnya seperti itu. Tabayun itu harus memanggil orangnya. Bukan berpendapat sendiri. Itu Tabayun.

Ini saya sampaikan dengan kebenaran, untuk membuktikan apa yang saya sampaikan. Saya ingin mengutip sebuah hadits nabi. Nabi pernah mengatakan, “Khoirul quruni qorni tsumma ladzina layunahum.”

Sebaik-baiknya masa adalah masaku pada saat Nabi Muhammad, setelah itu masa sahabat, setelah itu masa sahabat Bani Umayyah, setelah itu masa sahabat Bani Abbasiyah, setelah itu masa ulama-ulama, ulama, ulama sampai sekarang. Ini adalah derajat kebaikan.

Saya ingin bertanya, sejarah membuktikan pak Karni, tidak ngarang pada abad Bani Abbasiyah, khalifah Abbasiyah ke-16 Sultan Khalifah Al Muktadid Billah pernah mengangkat seorang gubernur namanya Umar bin Yusuf, seorang Kristen taat menjadi gubernur di Al- Anbar Irak, apakah waktu itu tidak ada surat al-maidah 51? pada zaman itu, apakah pada saat itu tidak ada ulama-ulama yang menafsirkan Al-Maida.

Mohon maaf, apakah ulama-ulama saat itu, kalah saleh kalah alim dengan ulama-ulama hari ini? Bukti kedua dari semua ayat terjemahan Alquran, hanya teks bahasa indonesia saja yang memaknai “Awliya” itu pemimpin. Bahasa Inggris tidak ada.

Karena itu bapak ibu sekalian. Apa yang disampaikan Ahok tak lepas dari konteks sosial saat ini. Sebelum ahok dilantik menjadi gubernur menggantikan pak Jokowi sudah ada kok di ILC juga ini saya hadir yang mengatakan menolak Ahok menjadi gubernur pada saat itu karena juga dengan ayat ini, dan bahkan membuat gubernur tandingan.

Saya ingin mengatakan Inodnesia ini negara Pancasila, namanya negara Pancasila itu adalah hukum-hukum islam Syariat Islam harus kita hormati dalam konteks ranah privat. Tapi dalam konteks pengambilan keputusan, ada konsensus bersama yang namanya Pancasila itu.

Di dalam Pancasila sudah jelas Muslim dan non-Muslim boleh menjadi pemimpin, boleh menjadi apapun. karena itu bapak sekalian fakta mengatakan yang menggunakan ayat Al-Maidah untuk menolak Ahok di masjid-masjid ada di Youtube Youtube ada. Karena itu apa yang disampaikan Ahok sudah jelas ia menyampaikan. Apa yang disampaikan tidak bermaksud untuk melecehkah atau menistakan umat Islam apa lagi agama Islam, tidak bermaksud seperti itu. Itu sudah jelas.

Yang paling tahu omongan Ahok ya Ahok sendiri. Yang paling tahu tentang Alquran ya Allah SWT. Yang paling tahu tentang si Bu Yani yang si Bu Yani. Karena itu sekalian kalau kita ingin berpolitik sebagai negara Pancasila ayo, kita sepakat bersama-sama malam ini.

Hentikan penggunaan ayat-ayat untuk politik. Ayat Al Maidah tak ada kaitan dengan politik. Ayat Al-Maidah mufti tafsir karena multi tafsir tak usah dipakai justifikasi untuk menistakan orang, melawan orang dan sebagainya. Kita kembalikan cita-cita besar kita sebagai bangsa Indonesia. Mendirikan negara ini susah. mempertahankan negara ini jauh lebih susah karena itu negara itu tak boleh bubar hanya karena urusan seperti ini.”

 

 
Leave a comment

Posted by on October 13, 2016 in nusron wahid, Uncategorized

 

Tags:

Ya Nggak Sron ?…

Ya Nggak Sron ?…

“Umat Islam ini memang biasa ramai, ramainya umat islam itu selalu disebabkan 2 hal, kalu gak salah paham ya pahamnya salah….”

“Yang namanya Al qur’an yang paling sah untuk menafsirkan maknanya hanyalah Allah swt dan Rosulnya,…”
“Barang siapa yang belajar Alquran tanpa guru, gurunya syaitan.”

“Yang paling tahu apa yang disampaikan Ahok di Pulau Seribu ya Ahok. Bukan orang lain. Itu ilmu tafsir, ilmu teks.”

“Hentikan penggunaan ayat-ayat untuk politik. Ayat Al Maidah tak ada kaitan dengan politik. Ayat Al-Maidah mufti tafsir karena multi tafsir tak usah dipakai justifikasi untuk menistakan orang, melawan orang dan sebagainya.”

Dari seluruh ucapannya di acara ILC malam lalau, kalimat-kalimat di atas yang membuat emosi saya memuncak. Ini orang kalo ada di samping saya sudah saya tampol mulutya…

ketika kejengkelan saya semakin bergejolak.Tiba-tiba amarah saya hampa..pa..

Ketika pada akhirnya dia membungkus seluruh statementnya dalam konteks demokrasi, ucapan ini:

“Saya ingin mengatakan Inodnesia ini negara Pancasila, namanya negara Pancasila itu adalah hukum-hukum islam Syariat Islam harus kita hormati dalam konteks ranah privat. Tapi dalam konteks pengambilan keputusan, ada konsensus bersama yang namanya Pancasila itu.

Di dalam Pancasila sudah jelas Muslim dan non-Muslim boleh menjadi pemimpin, boleh menjadi apapun. karena itu bapak sekalian fakta mengatakan yang menggunakan ayat Al-Maidah untuk menolak Ahok di masjid-masjid ada di Youtube Youtube ada. Karena itu apa yang disampaikan Ahok sudah jelas ia menyampaikan. Apa yang disampaikan tidak bermaksud untuk melecehkah atau menistakan umat Islam apa lagi agama Islam, tidak bermaksud seperti itu. Itu sudah jelas.

Yang paling tahu omongan Ahok ya Ahok sendiri. Yang paling tahu tentang Alquran ya Allah SWT. Yang paling tahu tentang si Bu Yani yang si Bu Yani. Karena itu sekalian kalau kita ingin berpolitik sebagai negara Pancasila ayo, kita sepakat bersama-sama malam ini.

Hentikan penggunaan ayat-ayat untuk politik. Ayat Al Maidah tak ada kaitan dengan politik. Ayat Al-Maidah mufti tafsir karena multi tafsir tak usah dipakai justifikasi untuk menistakan orang, melawan orang dan sebagainya. Kita kembalikan cita-cita besar kita sebagai bangsa Indonesia. Mendirikan negara ini susah. mempertahankan negara ini jauh lebih susah karena itu negara itu tak boleh bubar hanya karena urusan seperti ini.”

Dari pernyataan dia di atas, kesimpulannya jadi jelas dan terang kan?

Pernyataan ini yang membuat kita  percuma marah ke dia, kenapa? Karena dia dengan jujur sudah ngaku.

Dia tidak menempatkan hukum Islam di atas segalanya, dia meyakini, bahwa Islam harus dipisah dari konteks demokrasi. Posisi seperti dia, bisa kita ilustrasikan begini:

Misal kita ketemu orang JIL yang makan daging babi, minum khomr dan zina, trus kita bilang:

“ hey itu dosa! Haram!. :

Trus dia bilang :

: “Gak ada larangannya di undang-undang tu!”
+  : “Kan larangannya jelas di Al qur’an”

: “Saya ingin mengatakan Inodnesia ini negara Pancasila, namanya negara Pancasila itu adalah hukum-hukum islam Syariat Islam harus kita hormati dalam konteks ranah privat. Tapi dalam konteks pengambilan keputusan, ada konsensus bersama yang namanya Pancasila itu.”
Paham ya?…

Percuma kita berusaha meluruskan orang menyalahi syariat Islam, kalo dia sendiri tidak ingin berhukum denga dan hukum Islam.

Ini maknanya, Nusron jujur dan mengakui bahwa dia memang sekuler, yang artinya dia meyakini bahwa urusan Agama tidak boleh dibawa-bawa dalam urusan mengatur muamalah seseroang.

Sampai di sini saya gak mau ambil pusing soal nusron dan keyakinannya. Syariat Islam merupakan fitrah yang diturunkan  oleh Rabb yang menciptakan seluruh makhluknya. Islam tidak membenci orang kafir, tapi kita membenci kerusakan-kerusakan di muka bumi, akibat tidak diberlakukannya syariat Islam.

Jangan ajari kami untuk bersikap toleransi, Rosulullah ketika memimpin Madinah, telah menjamin orang-orang kafir untuk beribadah sesuai keyakinannya masing-masing, bahkan orang muslim dilarang menghina tuhan-tuhan mereka. Dan orang kafir pun ridho terhadap kepemimpinan Muhammad SAW karena fitrah syariat ini yang adil dan mengatur segala muamalah hingga level terkecil sekalipun. Hal tersebut diepakati bersama pada piagam Madinah. Namun ada beberapa kaum yahudi yang dan munafik yang menjadi musuh dalam selimut. Meski Nabi tahu, mereka tidak lantas diperangi begitu saja.

Saya tidak peduli dengan Nusron dan Ahok, tapi saya jelas sangat tidak terima ketika mereka berbicara tentang Islam tanpa ilmu, dan asal njeplak.

Jangankan orang kafir, orang muslim saja memiliki adab dalam berilmu. Para ulama menjadi jaminan bagi kami untuk tetap selamat dunia akhirat.

“Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu dengan serta merta mencabutnya dari hati manusia. Akan tetapi Allah mencabut ilmu dengan cara mewafatkan para ‘ulama. Kalau Allah tidak lagi menyisakan seorang ‘ulama pun, maka manusia akan menjadikan pimpinan-pimpinan yang bodoh. Kemudian para pimpinan bodoh tersebut akan ditanya dan mereka pun berfatwa tanpa ilmu. Akhirnya mereka sesat dan menyesatkan. [Al-Bukhari (100, 7307); Muslim (2673)]

Hadits ini mungkin benar-benar bikin merinding, sepertinya benar-benar terjadi di negeri ini.

Biar saya gak dibilang sepotong-sepotong mengambil ucapan Nusron Wahid, teman-teman bisa liat cuplikan videonya disini. Sebenarnya sesi dia Cuma 8menitan, tapi tadi pagi di youtube video2 tsb sudah tidak ada, tinggal yang ini:

 

 
Leave a comment

Posted by on October 13, 2016 in nusron wahid, Uncategorized

 

Tags: ,

Tawarkan sex gratis sebagai penebus dosa

Edaan, ini bukti kegoblogannya orang pinter yang gak dapet hidayah. ini true story tentang cewek nakal asal jepang 24 th yang mana dia bener2 ahli sejarah.

Buktinya dia sampai tau betul kalau jaman dahulu tentara jepang pas nginvasi china, mereka banyak yang memperlakukan gadis2 china sebagai budak sex. dan faktanya juga ada. itu yang membuktikan kalo dia emang pinter sejarah.

Na, masalahnya dia gak dapet Hidayah. jadinya dia merasa bersalah. Makanya, perempuan yang meraih gelar kesarjanaan di bidang sejarah China Jepang itu pun menawarkan hubungan seksual gratis dirinya dengan mahasiswa China yang tengah belajar sejarah tersebut di Jepang. “Aku mau mengobati luka sejarah China dengan tubuhku,” katanya.

dia punya dalih yang elegant dan pinter, yaitu :

“Ini kompensasi simbolis untuk mereka,”

kali pertama saya mendapat berita ini di kaskus, ada yang nyeletuk ngomen gini:

“tu cewek, otak sama toketnya gedean toketnya kali ya?..”

trus komen selanjutnya bilang gini:

“hey,..yang dijajah jepang gak cuma china, tpIndonesia juga, nenek-nenek kami dulu pernah dijadikan geisha sm tentara amerika, nebus dosanya nyampe sini juga dong…”

itu kometar sebagian kaskuser di salah satu tread forum.

ok, utk nama orangnya gak tak publis didini, biar gak di searching di google..

 
Leave a comment

Posted by on May 6, 2013 in Tausiyah online

 

Membangunkan Raksasa Dalam Diri Kita

Semua orang memiliki raksasa dalam diri masing-masing dengan kekuatan super besar. Kemana maunya raksasa ini tergantung dari keseriusan kita menyeting dari awal. Kita perlu dengan sengaja mengendalikan raksasa ini ke dalam target pencapian yang kita inginkan.

Bila tidak kita kendalikan, kita akan ikut terbawa kemana raksasa itu mengendalikan hidup kita dan kita pun hanya bias pasrah ke mana raksasa itu melangkah. Raksasa yang saya maksud adalah pola tindakan yang tercipta dari alam bawah sadar yang selalu kita lakukan dengan otomatis. Alam bawah sadar begitu mendominasi hampir 80% tindakan kita sehari-hari. Dan masing-masing orang berbeda-beda pola bawah sadarnya.

Arnold shwacanager memiliki tubuh yang atletis karena dalam membangun pondasi otot-ototnya dia tidak lagi berlatih dengan susah payah. Kunci dia memiliki otot yang terbentuk sempurna justru karena dia ditarik oleh raksasa dalam tubuhnya untuk selalu berolah raga. Dan dia tidak bisa menolak paksaan si raksasa tersebut. Bandingkan ini, sebagian orang menganggap push up 30 X sudah sangat berat. Sedangkan Raksasa dalam tubuh Arnold memaksa dia push up 50 X lebih per hari hingga tangannya terasa sakit. Selama tangannya belum sakit, dia tak bisa berhenti. Dia sudah bisa mengubah asosiasi kesengsaraan dalam latihan, menjadi asisiasi kenikmatan untuk menjalankannya. Apakah ini terlihat aneh? Tidak.

Saya contohkan lagi, seorang murid berprestasi yang punya target menang olimpiade sains, tentu mereka gemar melahap berbagai soal latihan tiap harinya. Bila 1 hari saja dia tak mengasah otaknya dengan soal-soal pelajaran, dia akan merasa ada yang kurang. Maka dia sudah bisa menempatkan latihan soal sebagai bentuk kenikmatan, diamana sebagian orang menganggap hal itu adalah kesengsaraan yang tidak enak untuk dinikmati.

saya dapat pelajaran penting dari ustadz saya, yaitu Drs. Muflih Wahyanto, beliau pernah menanamkan mindset raksasa ini dalam pikiran saya. Beliau mencontohkan, bila seseorang gemar sholat tahajud rutin, maka kebiasaan yang sudah menjadi pola aktivitasnya ini akan sangat sulit dihentikan, benar-benar sulit. Luar Biasa!..dimana sebagian orang mati-matian untuk bisa menjalankan sholat tahajud, namun sebagian orang ada yang kesulitan menghentikan aktivitas sholat tahajud rutinnya. Itulah kekuatan kebiasaan yang dibangun dengan kesengajaan. Maka, kebiasaan inilah yang nantinya akan menjadi raksasa dalam diri kita yang akan mengendalikan aktivitas kita tanpa bisa kita cegah.

Bahkan kata Ust. Muflih Wahyanto, “orang yang sudah sampai ke level ini, maka bila 1 kali saja dia gak menjalankan sholat tahajud, maka rasanya seperti orang yang sakau!..” . saya mendapat pelajaran ini dari Ust. Muflih sudah jauh bertahun-tahun lalu, dan masih membekas di otak saya. Beliau menanamkan mindset ini pada suatu siang di bulan Juli, 2003 hari kamis jam 15.00-an. Tepatnya aku lupa jam berapa, tanggalnya juga aku lupa jam berapa.

Satu lagi mindset yang ditanamnkan ust.Muflih Wahyanto dalam pola saya berfikir, yaitu pada bulan Mei th 2004 jam 16.00. Beliau mengajarkan pada kami, tentang cirri-ciri seseorang sebagai “ar-rijal” yang sejati. Beliau berkata, salah satu ciri seseorang merupakan Rijal yang sejati adalah, dia sangat-sangat tidak mudah untuk mengampil rukhsoh atau keringanan walau dia sudah pantas mendaptakannya. Ini dia pelajaran dari Ust. Muflih yang masih terpakai dan benar-benar aplikatif. Dari perkataan suatu sore tersebut, sampai sekarang kalimat itu sangat membuat saya untuk salalu bersikap survive dalam kondisi yang super parah.

Saya teringat ketika satu fase dalam hidup saya mengalami keterpurukan. Saat itu bisnis yang saya bangun mengalami kebangkrutan total, dan saya terjerat hutang yang teramat besar. Saya mengalami frustasi yang parah. Dikejar-kejar collector, bahkan diancam berurusan dengan hukum. Saat itu saya gak doyan makan, bahkan tempe goreng yang masuk ke mulut saya, gak bisa lagi saya rasakan sebagai tempe. Saya gak ngrasakan rasa apa-apa. Otak entah kemana bekerjanya. Saat itu saya teringat apa kata ust Muflih, Rijal itu gak mungkin nyerah, Rijal itu harus survive dalam kondisi terparah apapun.

Sekarang dalam kondisi yang berada di zona yang sudah “pecah telur” ini, menjadi kenangan indah untuk bisa mengingat saat-saat terpuruk ketika itu. Rasanya, ini pengalaman hidup yang elegan, gak semua orang bisa ngrasain sensasi frustasi seperti saat itu. Dan…tentu ada hikmah besar di balik semua ini. Dimana, dalam sandungan-sandungan yang selalu muncul di tiap tahap hidup saya. Saya begitu enjoy, dan begitu tenangnya. Bahkan mengasosiasiakan kesulitan-kesulitan ini merupakan tantangan yang sangat asik untuk dinikmati. Subhanallah.

Saya ingat juga ucapan Ust. Taufiq Hartono di Masjid ar-rohmah Kranggan, Temanggung. Beliau berkata, nikmat paling indah yang kita dapati di dunia ini adalah ketika kita diberi allah dengan sebuah cobaan. Subhanallah, bahkan cobaan bisa dibilang nikmat. Tentu saja, hanya orang-orang yang pasrah dan ridho terhadap ketetap Allah, maka dialah yang bisa merasakan sensasi menikmati cobaan dalam hidupnya.

 
1 Comment

Posted by on December 11, 2011 in Motivasi

 

Tags: , ,

Temanggung Tempo Doeloe

Temanggung tempo doeloe …. Saya dapat foto-foto ini dari sebuah komen di blog ini juga di salah satu postingan saya tentang Temanggung.

Entah komen dari siapa, saya kur5ang tahu. Komennya tidak ngomongin tentang temanggung, tapi langsung ngasih link download di zidde yang udah comprosed dalam bentuk rar.

Foto temanggung tersebut akhirnya saya download

Jadi, saat itu saya hanya download 1 file. Ternyata setelah saya extract, hasilnya dalam 1 folder ada banyak foto-foto Temanggung tempo doeloe saat jaman Belanda.

Saya menyangkanya banyak teman-teman semua menemukan blog saya ini melalui mbah Google .. hehe (pede banget)

ini dia foto-fot jadulnya.. keren banget Gan!

berburu babi di deket kedu temanggung

berburu babi di deket kedu temanggung

Keterangan:

Berburu babi hutan di kampung Gondangan dekat Kedu Temanggung tahun pembuatan 1901

bis-parakan

bis-parakan Temanggung

Keterangan :

Bus Parakan – Wonosobo, foto ini di kledung, sepertinya warga pribumi masih sedikit yang menaikinya

Tahun dibuat 12 Oktober 1923

jembatan temanggung

jembatan temanggung

 Keterangan :

Jembatan di Temanggung

tahun dibuat 1929

kolam renang

kolam renang

Keterangan:

Rumah asisten Louis Henry Eduard Schoonheyt di Temanggung di bawahnya terdapat kolam renang

Tahun dibuat Agustus 1924

lokomotif

kereta api ini berada di atas kali progo Temanggung pada tahun 1910

Keterangan:

Locomotief op een spoorbrug over de Kali Progo bij Temanggoeng in de lijn van Setjang naar Parakan ( kereta api ini berada di atas kali progo Temanggung pada tahun 1910)

jembatan progo temanggung jaman sekarang

orang eropa

orang eropa lagi di temanggung

Keterangan:

 Orang Eropa di Kledung
Tahun di buat 12 Oktober 1923

sindoro temanggung

di gunung Sindoro temanggung

Keterangan:

foto ini di atas Gunung Soendoro Temanggung
Tahun di buat Juli 1922

sumbing Temanggung

ini di gunung Sumbing Temanggung

Keterangan :
Pengambilan poto ini diatas Gunung Sumbing

Tahun di buat Juli 1921

rumah lois

rumah lois

Keterangan :
Judul Rumah Asisten Louis Henry Eduard Schoonheyt di Temanggoeng
mungkin kadang temanggung punya info dimana lokasi foto ini sekarang
Tahun di buat 1919

kali kuas temanggung

kali kuas temanggung

Keterangan:

Judul Jembatan di Temanggoeng
Tahun di buat 1929

kawah sumbing temanggung

kawah sumbing temanggung

Keterangan :
Pengambilan poto ini diatas Gunung Sumbing
Tahun di buat Juli 1921

suasana sekolah temanggung

suasana sekolah temanggung

Keterangan:

Judul Murid, Sekolahan, Guru, Temanggung
Tahun Pembuatan 1910
sumber Netherlands Institute

tani tembakau temanggung

tani tembakau temanggung

jalan parakan - temanggung

jalan parakan - temanggung

Keterangan :

Judul Gambar : Weg van Parakan-Temangoeng
Tahun Dibuat : 1884

Menggambarkan Pemandangan jalan TemanggungParakan pada jaman dulu.

 
6 Comments

Posted by on June 7, 2011 in Temanggung

 

Tags: , ,

Pesan Kejeniusan Oleh Para 3 Idiots

Mendengar segala hal tentang India, biasanya saya langsung ilfeel. Kecuali setelah disadarkan oleh film “SlmdogMailionare”. Sekarang, saya kembali disihir oleh film super cerdas berjudul “3 Idiots.”

Ini film Bollywood tentang kisah ketololan 3 pemuda India yang menyampaikan pesan kejeniusan di dalamnya.

Uniknya, “3 Idiots” yang banyak menggugat sistem pendidikan ini disampaikan dengan sindiran-sindiran jenaka yang kita sebagai penonton akhirnya sukses tertawa untuk menertawai kesemrawutan pendidikan konvensional yang selama ini kita temui. Ya kita akhirnya dipaksa untuk menertawai dunia kita secara sengaja.saya jadi Teringat saat belajar di Assalaam Temanggung dan dibimbing oleh ust Mufilh Wahyanto

“3 Idiots” memang mengisahkan 3 pemuda yang dianggap idiot yaitu : Farhan, Rancho dan Raju. Namun pada substansi film tersebut, nyatanya semua tokoh yang berperan, menyampaikan pesan masing-masing.

Rancho si jenius yang masuk dalam kasta 3 idiots dengan sikap tersirat berusaha merobohkan sistem pendidikan yang menurut dia diibaratkan seperti mesin yang dipaksa bekerja keras menghafal materi pelajaran.

Sedangkan di pihak seberang ada Chatur si mahasiswa teladan memaksimalkan diri menempuh kesuksesan dengan memburu prestasi di kampusnya. Di film ini digambarkan jelas tentang persaingan otak kanan (Rancho) melawan otak kiri (Chatur).

Farhan dan Raju dengan latar belakang keluarga masing-masing juga urun pesan disini. Yaitu pesan tentang ayah Farhan yang kekeuh mendambakan anaknya menjadi insinyur mesin, padahal Farhan sama sekali tidak menyukai mesin, yang dia suka adalah fotografi alam liar.

Keinginan ayah Farhan sangat beralasan, dia pikir menjadi insinyur mesin bisa sukses dan memiliki mobil mewah kemudian bahagia. Namun jauh di lubuk hati farhan kebahagian baginya ada manakala dia bisa menyalurkan hobynya.

Disinilah banyak kita temui scene mengharukan ketika Farhan dan sang ayah saling mencoba meyakinkan pendapatnya dengan kalimat-kalimat “nendang”.

Sedangkan Raju yang aslinya menyukai mesin tapi tak pernah mendapat prestasi baik di kampusnya. Maka Rancho menganalisa dengan klaimnya terhadap Raju yang terlalu penakut, menggantungkan pilihannya kepada jalan yang ditentukan dewa. Dia digambarkan sebagai ahli ibadah yang lebay, saking alimnya, jalan hidupnya tak realistis. Dia banyak mengenakan cincin untuk perlindungan keluarganya. Namun karena sikap itu, dia jadi ketergantungan terhada dewa dan takut merubah jalan hidupnya.

Kisah cinta antara Suhal dan Pia (anak Mr Virus, rektor kampus 3 idiots) juga menjadi bagian dai pesan moral film ini. Bahwa cinta yang sebenarnya tak bisa dinilai dengan pemberian barang mewah. Seperti yang sering dideskripsikan tentag tokoh suhal yang di film ini dijuluki “Si label harga”.

Kemudian sikap diktaktor Mr Virus yang memaksa anak-anaknya, murid-muridnya untuk tunduk dalam sistem yang dia bangun. Tokoh Mr Virus tak kalah memberikan efek “o iya..ya” kepada kita para penonton untuk menyadari keburukan sistem otak kiri di dunia kampus dan keluarga.

Di film ini walau Farhan diposisikan sebagai narator yang mengisahkan pengalaman belajarnya di kampus dulu, namun yang menjadi tokoh sentralnya adalah Rancho. Si baba perubah mindset semua orang-orang di sekelilingnya. Film ini bagaikan film “sang Pemimpi” (SP) di mana Lukman Sardi (Ikal Dewasa) menceritakan Arai yang menjadi sahabat tercintanya saat remaja dulu.

Namun tak seperti SP, yang kita diberi banyak ruang unduk menye-menye mengaru biru, terlebih didukung scorring musik olahan Titi Sjuman dan Wong Aksan yang begitu menyentuh. Di 3I, banyak adegan mengharukan namun tetap saja dibalut dengan aneka kekonyolan. Seperti penyadaran sosok jenius Ranchu si baba penyelamat yang nyatanya tak sempurna. Dia banyak memberi motivasi dan merubah pola pikir orang lain, namun dia sendiri takut menyatakan cintanya kepada Pia.

Tak ada adegan renungan dengan aluanan  musik yang melankolis di scene ini, yang kita dapati malah ceng-cengan hinaan dari Raju dan Farhan sambil menertawai habis-habisan. “Kau menyuruhku untuk tak takut menghadapi wawancara, tapi kau sendiri takut mengungkapkan cinta kepada Pia. Kalo kamu bisa mumbuktikan keberanianmu itu, maka aku janji, aku tak akan takut menghadapi apapun.” Itu kata Raju.

Sedangkan Farhan bertaruh akan berani bicara kepada ayahnya untuk beralih menjadi fotografer, bila Rancho mampu mengungkapkan cintanya pada Pia.

Maka disinilah lagi-lagi kita temui kembali pesan moral tentang cinta pada film Idiot, juga disajikan dengan kalimat tak sendu namun konyol:

“22 menit yg kulewati berasamamu di motormu, itu 22 menit yg terbaik dalam hidupku.aku rela habiskuan hidupku di motor itu.”

Dalam satu Film ini kita akan temui beragam pesan moral, diantaranya:

-Sistem pendidikan –> Ada di scene saat Rancho diminta mengajar di depan kelas oleh Mr.Virus

-Ilmu pengetahuan –> Kita diingatkan bahwa air asin adalah menghantar listik terbaik (termasuk air kencing hehe)

Juga ketika Rancho berhasil menyalurkan sumber dari aki ke komputer saat persalinan kakak Pia.

-Hakikat cinta –> Simak upaya Rancho merebut Pia dari Suhal!

-Hubungan ortu dan anak –> Kita bisa pahami tentang kesalahan mendidik anak oleh ayah Farhan yg egois, ayah Pia yang diktaktor dan ayah Ranchadas Chanchad yang terobsesi butuh gelar untuk anaknya untuk tetap jadi keluarga terpandang.

-Persahabatan –> Ketika Rancho menyelamatkan ayah Raju,

-Pengorbanan –> Ketika Rancho mencuri soal ujian untuk Raju

-Pembajakan ilegal –> Apakah Anda pikir Farhan sedang menjawab pertanyaan dari Pia ketika dia bingung mengapa ada Chatur yang terbekap di mobil? Farhan menjawab: “Cerita  ini rumit untuk dijelaskan, bahkan tak ada subtitlenya.”

Saya baru menyadari, saat itu Farhan sedang berpesan kepada pembajak film ilegal, yang habis download langsung cari subtitle terjemahan film tersebut. Apalagi kualitas terjemahan subtitle yang gak karuan, maka menikmati film ini menjadi cerita rumituntukdijelaskan.

Bukan  begitu?

 
Leave a comment

Posted by on September 24, 2010 in Film

 

Tags: , ,

Boleh Gak Ega Nangis?…

Aku bosan, Ega muak. Bukan saatnya lagi buat aku memposisikan dia sebagai anak yang terlalu belia untuk dimanja. Ega muak dengan kehidupannya yang tak pernah dianggap bisa dewasa. Dengan detail aku menangkap sinyal kejenuhan itu. Maka bukanlah sesuatu yang nekat bila malam ini aku dan Ega cuma berdua gardu Wonotirto di kaki gunung Sumbing.

Ini malam minggu, larangan keras bagi Ega untuk keluar rumah. Dan Hendry yang menjadikan malam ini malam nekat. Cerita simpel sengaja disiapkan untuk ortu mereka ( Hendry dan Ega ). Sedikit klise: yaitu sore hari Hendry  jemput Ega dari bimbel tapi pulangnya agak malem karena sekalian nganter aku nyervis Javelin. Itu kronologi yang disajikan buat ortu mereka.

Kenyataannya Hendry “nyerahin” Ega ke aku biar dia bisa mampir ke Megaplex dan pulang agak malem dan ngambil Ega dariku lagi kemudian pulang membawa Ega dengan selamat. Dia gak mbiarin Ega pulang duluan biar gak ketahuan kalo dia ngloyor ke Megaplex. Di siniah aku dimanfaatin Hendry.

Dan aku? Malah mulus banget balas dendam manfaatin situasi buat nongkrong malem mingguan sama Ega. Ini special, tadinya mana mungkin Ega bisa keluar malam mingguan gini?, dan terlalu special karena ini malam minggu paling sepi di dunia. Kami cuma berdua di gardu Wonotirto lereng gunung yang cukup tinggi bahkan jauh dari aliran listrik di sekitar kami.

Kenapa kami di sana? Jawabannya bukan karena nekat, itu karena aku tak mungkin membawa Ega ke tongkrongan ramai khas malam mingguan anak muda. Itulah kenapa ortunya melarang dia malming diluar rumah.

Di tempat ini, kira-kira 800M lebih tinggi dari pemukiman penduduk lereng gunung Sumbing. Tak ada lampu listrik kecuali beberapa di sepanjang jalan yang kami lewati. Di sekililing kami ladang jagung dan tak jauh di atas kami hutan pinus yang tak terlalu lebat.

Ega tahu maksud suasana ini, dia paham kalau di dataran tinggi ini, dan jauh dari penerangan listrik akan membawanya ke panorama langit yang Indah.

Tempat ini jarang dijangkau oleh banyak orang kecuali penduduk sekitar, dan saat ini, tempat ini cuma milik Ega. Dia tak mau berkedip sebelum memergoki sebuah meteor masuk ke bumi. Milyaran bintang dengan rasi yang begitu mempesonanya tak tergambarkan dengan kata-kata.

Ega hilang dibawa suasana lain yang belum pernah dia lihat.

“kak..boleh gak?”

“Boleh apa sayang?”

“Boleh gak Ega nangis?”

“Nangis untuk apa?”

Ega menggeleng…akupun tak menuntut dia menjawab, karena dulu ketia pertama kali aku ada di sini, akupun ingin nangis.

“Boleh kak?”

“Tentu boleh, kenapa enggak?”

“Tapi Ega nangisnya dipelukan kak Lutfi, boleh?”

Tanpa menunggu aku menjawab dia sudah bersandar dipelukanku sambil menangis memandangi bintang-bintang terindah yang belum pernah kami lihat. Aku belai rambut Ega yang kental, dan kuusap air matanya. Pipinya halusnya lembab, kalau bukan karena gelapnya malam itu, pasti terlihat kesenduan yang memerah dari pipi beningnya.

Ega menahan tanganku.

“Kenapa mesti diusap air mataku kak? Biarin aja mengalir..Ega pengin ngeluarin semua yang selama ini selalu dihalangi untuk keluar.”

Yang aku rasa, malam ini Ega sangat beda, bahkan dia bukan Ega, dia tak memanja dan sikapnya dewasa. Kata-katanya tak judes. Dan kali ini dia tak menyinggung Vanes. Cewek yang bikin dia jeales. Nama itu sensitif buat Ega. Malam ini, tak ada bayangan ruh Vanes yang mengganggu Ega. Nampaknya dia sudah memenagi hatinya sendiri. Secara dewasa dia sudah menganggap memilikiku utuh.

Dia tak lagi mengurus yang tak perlu, dia tak terbesit untuk memikirkan Vanes yang selalu dia tuduh sebagai cewek caper yang merebutku darinya.

“Selain air mata, apalagi yang selama ini terhalangi untuk keluar?”

“Isi hati Ega..tolong biarin dia keluar, Ega gak bisa nyegah kak”

Ega semakin mendekatkan dadanya di pelukanku, air matanya mengalir kencang, nafasnya mendesah sesenggukan. Dadaku basah, pelukanku semakin erat, kubiarkan air mata dan isi hatinya mengalir didadaku.

Aku dan Vanes pernah sepakat, menangis itu sehat. Maka dari itu aku tak pernah melarang dia untuk menangis. Dan kali ini Ega, aku yakin setelah tangisnya reda, dia akan kembali lahir menjadi bidadari anggun kembali. Dan, menangis membutuhkan energi, untuk itu, aku sudah sangat siap bila beberapa menit ini Ega terlelpa pulas di dadaku.

Aku berjanji tak mau kehilangan bidadari indah yang ada dipelukanku ini. Walau ditukar dengan Vanes sekalipun.

Aku tahu Ega tak sepenuhnya terlelap.

“Cantik, coba deh lihat ke atas!”

CLAAAP!!!..sebeuah meteor kecil masuk menembus atmosfir dan meninggalkan goresan kecil.

Ega menangkap kilatan itu.

“Indah banget ya kak..”

“ Ega gak kalah indah dari langit itu.”

“iih..kak Lutfi ni..Ega ntar nangis lagi lho!..”

 
3 Comments

Posted by on March 24, 2010 in Cerita Fiksi

 

Tags: , , , , ,